Perlunya Menanamkan Sikap Jujur Pada Anak


Menanamkan Sikap Jujur Pada Anak - Satu waktu seorang anak kerap berlaku tidak jujur pada orang tuanya. berbohong memanglah adalah di antara wujud kenakalan yang kerap berlangsung pada anak-anak kecil. kenapa anak senang berbohong ? perihal ini macam-macam pemicunya. rutinitas berbohong barangkali di pengaruhi oleh perilaku orang lain. Lantas berbohong sebagai hasil peniruan dari orang lain, apalagi barangkali dari orang tuanya. orang tua yang dengan jelas tunjukkan sikap tidak jujur pada orang lain serta dipandang oleh si anak, dapat mengakibatkan anak gampang menirunya. sebagai contoh, seorang tamu melacak bapak, namun ibu menyebutkan tak ada, dikarenakan kehadiran tamu tersebut, tidak sudi dihatinya. Walau sebenarnya si bapak ada di tempat tinggal. Contoh lain, contohnya ada tamu pingin pinjam duit namun si bapak atau ibu menyebutkan tidak mempunyai duit, walau sebenarnya mempunyai duit. ada lagi contoh yang lebih dekat dengan sianak. anak minta duit jajan pada ibunya, namun dijawab oleh ibunya bila tidak mempunyai duit. namun si anak tahu bila ibunya mempunyai duit, dikarenakan baru saja beli baju baru. Ada kenyataan ini jadikan persepsi anak salah pada orang tuanya. orang tua nyatanya juga senang berbohong. Umumnya berbohong juga adalah untuk pertahanan diri untuk si anak, dikarenakan takut memperoleh hukuman dari orang tuanya. Contohnya anak mengambil duit di dompet ibunya tidak ingin mengaku bila ditanya, dikarenakan taku bila dimarahi atau memperoleh hukuman. Lantas berbohong adalah langkah hindari hukuman atas pelanggaran yang sudah dikerjakan. anak senang berbohong, barangkali pingin menarik perhatian dari orangnya, dikarenakan sepanjang ini orang tua kurang berikan perhatian dari orang tuanya, dikarenakan sepanjang ini orang tua kurang berikan perhatian kepadanya. Berbohong juga digunakan sebagai alat untuk mengimbangi satu kekurangan. Contohnya, anak ditanya bagaimana hasil ulangannya di sekolah. ia menyebutkan bila akhirnya senantiasa baik, tetpai nyatanya sesudah rapor diberikan pada orang tua ketahuan bahwa anak sepanjang ini mengalabui orang tuanya. Prestasi anak nyatanya buruk.

Sikap Orang Tua

Rutinitas berbohong pada anak merupaka rutinitas yang kurang baik. Bila terbawa hinggag dewasa dapat jadikan akhlak kurang baik. Oleh karena itu, anak mesti dilatih untuk sellau berlaku jujur. Didalam perihal ini orang tua berikan contoh bagaimana mengetrapkan kejujuran itu. Jika ada anak yang lakukan pelanggaran, maka orang tua butuh tunjukkan kesalahannya memberikan bukti-bukti serta sesudah itu anak diajak berdiskusi untuk mengerti bahwa perbuatan yang sudah dikerjakan itu salah. Untuk mengingatkan ini, butuh dibarengi janji, supaya anak tidak mengulangi perbuatannya. Ketentuan larangan pada anak mesti diberikan, dengan sedikit untuk sedikit, supaya tidak timbul kesan orang tua terlampau keras. Anak mesti juga terlatih hidup bermasyarakat, contohnya mellaui permaiann yang berbentuk sosial. Dikarenakan permainan lalu bisa digunakan untuk melatih kejujuran. Anak butuh diberi peranan-peranan spesifik untuk melatih yakin diri sendiri serta untuk tunjukkan bahwa orang tua menyimpan keyakinan kepadanya.
contohnya : Anak sekali-kali disuruh untuk berbelanja di warung serta apabila ada duit kembalian mesti cocok dengan duit yang sudah diberikan serta yang sudah dibelanjakan. Bila menyangkut problem prestasi studi sebaiknya orang tua berlaku realistis. Jangan sampai menginginkan anak menggapai prestasi yang melebihi kemampuannya. Lantas orang tua mesti terima apa ada. Keterbukaan sikap orang tua pada anak dapat mengecilkan kemungkinan anak berlaku kurang jujur pada orang tuanya, dikarenakan ada curahan perhatian serta kasih sayang yang ditujukan kepadanya.

Alam Khayal

Ada lagi factor yang merubah anak senang berbohong atau membuai yakni dampak alam khayal, sebagai dampak dari cerita-cerita fantasi. Agar tidak selalu tenggelam pada alam khayal, maka anak mesti juga diperlihatkan pada alam kenyataan, supaya anak bisa memberdakan mana yang betul-betul serta mana yang tidak benar. Lingkungan tempat tinggal butuh diusahakan sedemikian rupa, hingga menyebabkan kesan bahwa kehidupan sehari-hari lalu juga mengasyikkan. Karena anak tidak mempunyai angan-angan yang tidak realistis

Tag

Perlunya Menanamkan Sikap Jujur Pada Anak

Tidak ada komentar :